|
||||||
|
Home Kalender Kegiatan Komunitas Renungan Prapaskah 2018 Bacaan Harian Bersama John Main Daily Wisdom Weekly Teaching Newsletter Renungan Bacaan Injil Bahan Pengajaran > > Bahasa Indonesia > > Bahasa Inggris Cara Bermeditasi Pokok Pengajaran Oblat WCCM Kerabat Meditator ![]() Acara Khusus Jadwal Pertemuan
Berita & Foto Sharing Kepustakaan Tentang Kami Hubungi Kami ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Links: Bahasa Inggris * WCCM * Programme | Bonnevaux Centre for Peace * School of Meditation * Christian Meditation for Priests |
![]() SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON (JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN) Edited by Paul Harris Continuum – 1997 Daily Reading with John Main (Bacaan Harian Bersama John Main) Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku. 28 Februari Agar hati kita benar-benar terbuka pada Tuhan, kita memerlukan kesederhanaan seorang anak kecil, untuk duduk diam dalam hadirat Allah dan terbuka pada-Nya setiap pagi hari. Walaupun demikian, kita masih tetap bisa terbawa pada segala gangguan, kecemasan dan ilusi. Meditasi malam mengumpulkan kembali bagian-bagian dari hari kita yang tercerai berai dan menyatukannya kembali dalam kasih Kristus. Karena itu jangan berpikir bahwa meditasi anda sebagai 'pemanis' hari anda. Meditasi juga bukan untuk memberikan hidup anda nuasa rohaniah. Tetapi meditasi adalah untuk melihat realitas seluruh hari anda: realitas yang paling tinggi adalah bahwa kita mempunyai hubungan dengan Tuhan. Kita sekarang hidup pada masa dimana kesadaran kita dapat berkembang dan diubah oleh kebangkitan Kristus. Setiap kesadaran manusia mengalami perubahan atau transformasi karena dengan kebangkitan-Nya jalan kita menuju Bapa menjadi terbuka, yang merupakan sumber dan tujuan dari semua kehidupan manusia dan sesungguhnya semua ciptaan. Kita hidup pada masa dimana misteri yang terbesar telah dinyatakan dalam Kristus dan dalam diri kita. Meditasi hanya membuka hati kita pada kenyataan ini. Ketika kita mulai bermeditasi, kita harus belajar mengucapkan, menggemakan mantra dari awal sampai akhir meditasi. Setiap meditasi merupakan pengalaman baru akan hal ini. Mulai menggemakan mantra dalam batin kita, dan kita terus mengucapkannya. Ketika kita sadar bahwa kita tidak mengucapkannya lagi atau kita melantur maka kita dengan tenang dan setia kembali pada mantra kita. Akan selalu baru, akan selalu sama. Ketika anda berpikir tentang kemajuan meditasi anda, selalu berpikir tentang kemajuan keheningan anda. Ini adalah keheningan dari ketaatan. Posisi fisik anda harus diam sebisa mungkin. Sewaktu hati anda dipenuhi oleh kekaguman atas misteri yang tidak dapat diselami dimana kita mengambil bagian didalam keheningan. Kemajuan yang kita peroleh adalah kemajuan dalam ketaatan. Word Made Flesh Bacaan Harian Lainnya:
|
|
Meditasi Kristiani Online: Praktek dan Pengajaran Singkat Six Week Week 1: Week 2: Week 3 Week 4 Week 5 Week 6 Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia ![]() YOUTUBE: |
|||