Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
1 Maret

Ingatlah bahwa perjalanan rohani adalah perjalanan memasuki hadirat Allah, memasuki misteri hadirat Allah itu sendiri. Perjalanan ini hanya membutuhkan iman kita - iman untuk kembali pada meditasi kita dari hari ke hari dengan perhatian seperti anak kecil, tidak menuntut sesuatu, tidak meminta sesuatu, tetapi hanya meminta kehadiran kita. Pada waktu-waktu itu kita diam, hening, sehingga kita dapat meninggalkan hal-hal dangkal dipermukaan dan masuk menuju pusat.

Sekarang saya akan menerangkan cara meditasi itu sendiri. Dengan mengucapkan kata-doa anda mengikuti suatu tradisi, tradisi dari orang-orang yang bermeditasi selama berabad-abad dan mereka menemukan bahwa, dengan bermeditasi, mereka dapat melampaui keterbatasan-keterbatasan mereka sendiri untuk memasuki keagungan Tuhan, masuk kedalam pusat kekuatan ilahi dan untuk itu mereka harus masuk terlebih dahulu kedalam hati mereka sendiri. Ketika kita bermeditasi kita tetap sebagai, tubuh dan jiwa, tubuh dan roh, yang terbuka sepenuhnya pada hadirat Ilahi, menyadari bahwa hadirat tersebut adalah cinta yang murni, kelemah lembutan dan pengampunan. Dalam hadirat Allah, kita menjadi diri kita yang sesungguhnya: sebagai mahluk yang diciptakan oleh Allah, mahluk yang ditebus oleh kasih Yesus, mahluk yang menjadi bait Roh Kudus dan dalam pengalaman itu kita akhirnya menjadi bebas, bebas menjadi diri kita sendiri, bebas untuk mencintai diri kita sendiri, orang lain dan Tuhan.

Meditasi ialah meninggalkan semua bentuk perbudakan, semua keterbatasan. Itu berarti masuk kedalam kebebasan Tuhan, kedalam kemerdekaan dari hidup Tritunggal. Semua yang kita perlukan ialah membuka hati kita pada realitas dengan cara ketaatan kita pada mantra.

In The Beginning



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: