Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
23 Maret

Kita perlu murah hati untuk membuat seluruh hidup kita serasi dengan roh yang bersemayam di dalam hati kita. Semua dari kita mempunyai pelanturan yang berasal dari hidup kita. Kita mempunyai hal-hal yang membuat kita prihatin, hal-hal yang mencemaskan kita, hal-hal dimana kita bertanggung jawab. Jadi apa yang harus kita lakukan ialah menempatkan seluruh hidup kita agar serasi dengan pencarian ini, perziarahan ini, yaitu perziarahan menuju hati kita sendiri. Itu merupakan sebuah perziarahan yang menuntun kita untuk ke roh yang menyegarkan, hati yang jernih dan roh yang menghidupkan.

Meditasi tidak berarti kita berbalik meninggalkan hidup dan tanggung jawab kita. Malah sebaliknya, dengan meditasi kita menjadi terbuka sepenuhnya pada karunia kehidupan yang diberikan pada kita. Ini adalah karunia akan kehidupan kekal, kehidupan kekal dimana kita diundang untuk terbuka pada saat kini. Kita perlu orang yang bertanggung jawab, orang yang tanggap, untuk menanggapi karunia kehidupan kekal. Seperti yang dikatakan Yesus kepada kita, kehidupan kekal adalah mengenal Bapa kita yang disurga. "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus" (Yoh 17:3). Dalam meditasi kita mengesampingkan segala sesuatu yang fana agar kita bisa memahami yang baka.

Moment of Christ



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: