Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
12 Mei

Kita perlu bermeditasi setiap hari dan hal itu sulit untuk dilakukan oleh kebanyakan orang di masyarakat: untuk menjalankan suatu disiplin yang tidak mempedulikan apa yang kita perolah, tetapi hanya menyadari keberadaan (diri) kita. Menjadi orang sebagaimana kita diciptakan berarti kita berakar pada pusat diri kita yang terdalam. Untuk memelihara pertumbuhan itu maka kita kembali setiap hari, setiap pagi dan setiap malam untuk berlatih. Mengucapkan kata-doa anda, menggemakan kata-doa anda, dan dengan demikian kita semakin menjadi sederhana. Aristoteles mendefinisikan keabadian sebagai 'sekarang yang abadi'. Kekuatan meditasi adalah kita hadir sepenuhnya pada saat kini, tidak memikirkan sesuatu yang sudah berlalu, tidak menyesali, menangisinya, atau menganalisa kejadian di masa lampau. Tidak membuat rencana untuk masa depan. Allah adalah kasih. Allah adalah sekarang.

Satu kesulitan yang kita hadapi dalam berlatih meditasi adalah kita sulit membayangkan bahwa berpikir bukanlah kegiatan manusia yang paling luhur dan paling penting. Itu kelihatannya sesuatu yang mengejutkan bagi sekelompok orang ketika mereka mendengar tentang meditasi untuk pertama kalinya - terutama jika mereka adalah kelompok rohaniawan/wati - ketika saya berkata pada mereka, "Anda harus belajar untuk tidak berpikir tentang Allah" Dan jika saya katakan pada mereka, "Doa pada dasarnya bukanlah percakapan dengan menggunakan imajinasi kita atau berpikir tentang Allah" maka kelompok akan terkejut. Tetapi itu lah faktanya. Kita harus mengerti bahwa kita semua memiliki kemampuan yang lebih besar dari pikiran kita.

The Way of Unknowing



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: