Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
18 Juni

Doa Kristiani pada dasarnya misteri Yesus sendiri karena itu merupakan perjumpaan dan memasuki pribadi Yesus, yang merupakan jalan menuju Bapa. Perziarahan Kristiani adalah mengubah arah jalan kita agar dapat mengikuti Kristus dan berjalan bersama Kristus. Itu Perjalanan ini bukan dimaksud agar kita merasa puas dengan diri kita sendiri. Dan pemahaman yang paling mendasar ialah arti hidup kita yang sesungguhnya bukanlah terletak dalam diri kita tetapi pada Kristus. Penebusan, dalam arti ini, kita berada di JALAN yang benar, mengarahkan diri pada kekuatan Yesus dan kita, melalui Dia, dibawa menuju Bapa. Penebusan adalah memasuki Kerajaan Allah yang ada dalam diri kita.

Satu dari bahaya dalam perziarahan ini adalah bahwa kita berbicara terlalu banyak tentang perjalanan kita dan kita merasa kita berada di jalan yang benar padahal sebenarnya kita gagal menelusuri jalan itu, untuk menempatkan satu kaki di depan yang lainnya. Saya sudah sering bicara tentang bahaya ini pada anda. Itu dinamai pax perniciosa, pengalaman rohani atau "tubuh seolah-olah terangkat dan melayang". Kita selalu memerlukan sikap seperti yang dikatakan St. Paulus kepada jemaat di Tesalonika, "Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di dalam Tuhan" (1 Tes 3:8), sifat hippomone, kadang-kadang diterjemahkan sebagai kesabaran tetapi kadang-kadang sebagai ketahanan, tetapi yang terbaik dari semuanya, menurut saya adalah keteguhan (teguh berdiri). Ini merupakan keberanian untuk tetap berada pada JALAN itu dengan semakin setia pada meditasi dua kali sehari, waktu yang kita sisihkan untuk bermeditasi sehingga kita dapat berjalan dengan Tuhan dengan penuh perhatian.

Letters From the Heart



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: