Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
26 Juni

Sekarang untuk menelusuri jalan kehidupan rohani kita harus belajar untuk menjadi hening. Apa yang dibutuhkan oleh kita adalah perjalanan menuju keheningan yang mendalam. Sebagian penyebab melemahnya kehidupan beragama pada masa kini ialah bahwa agama menggunakan kata-kata untuk berdoa dan melakukan upacara keagamaan, dan kata-kata itu harus mempunyai arti dan harus diberi arti yang cukup sehingga dapat masuk ke dalam hati kita, untuk memberikan arah baru dan mengubah hidup kita. Kata-kata yang kita gunakan baru akan berarti bila kata-kata itu berasal dari roh, dan roh membutuhkan keheningan. Kita semua butuh menggunakan kata-kata. Tetapi agar kata-kata yang kita gunakan mempunyai kekuatan maka kita membutuhkan keheningan. Kita semua membutuhkan agama, kita semua membutuhkan Roh.

Meditasi adalah jalan menuju keheningan karena meditasi adalah jalan hening itu sendiri. Meditasi merupakan jalan mantra, kata-doa yang menuntun kita ke dalam keheningan yang pada akhirnya akan memberi arti pada kata-kata yang kita ucapkan. Sekarang kita tidak perlu terlalu abstrak. Kita semua tahu bahwa kita seringkali mengenal seseorang secara mendalam di dalam keheningan. Untuk berada bersama orang lain dalam suasana hening adalah tanda bahwa kita saling menaruh kepercayaan satu sama lain. Jika kita merasa tidak nyaman maka kita terdorong untuk bicara. Untuk berada bersama orang lain dalam suasana hening berarti hadir penuh terhadap orang itu. Tidak ada yang lebih kuat untuk membentuk rasa saling percaya diantara kita lebih dari keheningan. Tidak ada yang lebih baik dalam mengungkapan kemunafikan selain keheningan.

Moment of Christ



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: